Warga Evakuasi Dua Jenazah Korban Longsor di Desa Lahemo 

 

Foto: Berkati Ndraha

Nias-SuaraNusantara

Camat Gido Jellysman B. Geya, SSTP, M.Si bersama perangkat Desa Lahemo melakukan evakuasi korban longsor di Desa Lahemo Kecamatan Gido Kabupaten Nias. Evakuasi dilakukan dengan peralatan seadanya, dan sejauh ini berhasil menemukan dua korban yang semuanya dipastikan tewas.

Korban pertama berdasarkan informasi dari masyarakat yang mengenal ciri-ciri, diketahui bernama Yuniaro Gulo alias Sibaya Wida, warga Desa Lasara Siwalubanua Kecamatan Ma’u Kabupaten Nias.

Pencarian dilanjutkan Minggu (9/7/2017) subuh. Tidak jauh dari tempat ditemukannya korban pertama, ditemukan satu lagi korban tewas, namun kondisi jenazah yang tidak utuh menyulitkan petugas kepolisian yang turun ke lapangan untuk melakukan identifikasi. Kedua jenazah kemudian dikirim ke Puskesmas Plus Hiliweto Gido.

Pencarian terhadap korban berawal dari informasi warga yang melihat dua orang berboncengan motor dari arah Kecamatan Ma’u menuju Kecamatan Gido saat longsor terjadi.

“Setelah mendapatkan informasi dari perangkat desa, kami langsung menghubungi BPBD Kabupaten Nias, namun hingga pukul 03.00 WIB   belum ada tim (BPPD) yang turun, sehingga evakuasi korban dilakukan oleh warga setempat,” ujar Camat Gido Jellysman Geya, SSTP, M.Si, di lokasi kejadian, Minggu (9/7/2017).

Anggota DPRD Kabupaten Nias Berian Mei Laoli, yang turut berada di lokasi berharap agar dinas terkait secepatnya menurunkan alat berat guna pembersihan badan jalan sekaligus memastikan tidak ada lagi korban tertimbun, serta diimbau kepada warga yang melintas agar berhati-hati, mengingat lokasi tersebut masih rawan longsor.

Sementara itu, Ibenia Harefa, istri korban Yuniaro Gulo, menangis histeris dan jatuh pingsan melihat kondisi jenazah suaminya saat tiba di Puskesmas Plus Hiliweto. Ibenia Harefa berharap jenazah suaminya dapat langsung dibawa pulang ke Desa Lasara Siwalubanua untuk dimakamkan.

Sementara satu lagi korban yang diduga teman Yuniaro masih belum dapat diidentifikasi, sehingga tim BPBD Kabupaten Nias yang akhirnya tiba pagi tadi, memutuskan untuk membawa jenazah Mr. X tersebut ke RSUD Gunungsitoli.

Penulis: Berkati Ndraha

 

Baca Juga: