Pengeroyok Polisi di Bekasi Anggota Geng Rawa Lele 212

Bekasi-SuaraNusantara

Dua orang anggota polisi, Iptu Panjang (51 tahun) dan Bripka Slamet (54) menjadi korban pengeroyokan sekelompok orang di Pondok Gede, Bekasi, Minggu (3/12/2017) dini hari. Dua personel tersebut diduga dikeroyok sekelompok anggota geng yang menamakan diri mereka Geng Rawa Lele 212.

Kejadian bermula sekitar pukul 03.15 WIB, ketika 40-an anggota Geng Rawa Lele 212 merayakan ulang tahun geng mereka dengan cara pesta miras di Jalan Celepuk 1 Kelurahan Jatimakmur Pondok Gede, Kota Bekasi. Sehabis pesta miras, puluhan anggota geng ini pergi mencari geng saingan mereka untuk diajak tawuran.

Saat itulah,  kedua korban, Iptu Panjang dan Bripka Slamet Aji yang sedang melakukan patroli antisipasi tawuran, curat, curas dan giantibmas di wilayah kecamatan Pondok Gede melihat ada sekumpulan anak muda di lokasi tersebut.

“Korban hendak membubarkan, namun tiba-tiba kelompok anak tersebut mengejar dengan menyerang korban dengan menggunakan senjata tajam dan melempari dengan batu batako,” kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto.

Akibat pengeroyokan yang dilakukan Geng Rawa Lele 212 itu, kedua korban mengalami luka sobek akibat sabetan senjata tajam. Bripka Slamet mengalami luka sobek pada lutut kaki sebelah kiri, luka sobek pada betis kaki sebelah kiri, luka sobek pada telapak tangan sebelah kanan, luka sobek pada bagian perut dan luka sobek pada lengan tangan sebelah kanan akibat benda tajam. Sedangkan Iptu mengalami luka sobek pada bagian bibir atas, luka lecet pada bagian lutut kaki dan luka lecet pada bagian pipi kanan.

Saat ini, polisi berhasil membekuk tujuh orang yang diduga melakukan pengeroyokan. Tujuh orang diamankan oleh polisi. Mereka adalah Fahmi (20 tahun) beralamat di Jalan Celepuk 2 Jatimakmur, Pondok Gede, Kota Bekasi. Fahmi diduga membacok lengan Bripka Slamet Aji.

Polisi juga mengamankan Heri (20 tahun) yang merupakan warga Jatikramat Bulak, Jatiasih, Kota Bekasi. Heri diduga menimpuk menggunakan batu dan memukul menggunakan tangan kosong. Kemudian, Anggi Oktavian (20 ) warga Jalan Celepuk 2 Jatimakmur Pondok Gede, Kota Bekasi juga diamankan karena memukul dan merekam video penganiayaan.

Lalu remaja 14 tahun bernama Romi yang baru dikeluarkan dari sekolahnya ditangkap. Warga Bojong Jalan Sawo, Jatimakmur, Pondok Gede, Kota Bekasi itu berperan menjaga motor para pelaku. Selanjutnya, seorang pengamen bernama Irfan (16 tahun) yang merupakan warga Perumahan Graha Gang Nangka Jatimekar Jatiasih Kota Bekasi diamankan dengan peran menjaga motor para pelaku.

Kemudian Iman (20 tahun) warga Perum Taman Mini Jatimakmur Pondok Gede. Ia diduga melempar dengan menggunakan batu batako. Lalu, polisi juga membekuk Angger Saputra (16), pelajar SMK beralamat di Jakan Antara, Jatimakmur, Pondok Gede, Kota Bekasi.

“Untuk para pelaku pembacokan lainya saat ini sedang dalam pengejaran oleh team gabungan anggota Polsek dan polres,” kata Setyo.

Sedangkan kedua korban saat ini masih menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati.

Penulis: Yon K

 

 

Baca Juga: