Penyerangan Kantor Kemendagri, Tjahjo: “Harga Diri Saya Terganggu”

Mendagri Tjahjo Kumolo saat menerima perwakilan warga Tolikara (Foto: Ist)

Jakarta-SuaraNusantara

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengaku terganggu dengan ulah Barisan Merah Putih Tolikara yang berbuat anarkis di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Rabu (11/10/2017) sore kemarin.

“Harga diri dan kehormatan saya khususnya, terganggu dengan ulah orang-orang yang mengatasnamakan warga Tolikara. Mereka pendukung calon pilkada yang kalah,” kata Tjahjo dalam pesan singkatnya, Kamis (12/11/2017) pagi.

Tjahjo menilai masalah ini tak sekadar urusan Pilkada di Tolikara. Dia meminta Dirjen Polpum Kemendagri untuk mencari akar masalah ini, termasuk siapa yang menjadi dalang dan mendanai kerusuhan tersebut.

Tjahjo menambahkan, dirinya juga sudah berkomunikasi dengan Gubernur Papua Lukas Enembe, namun ia mengaku tak puas dengan jawaban kepala daerah tersebut.

“Jawaban Gubernur Papua kepada saya juga mengambang tidak pada akar masalah Pilkada Tolikara,” ujar dia.

Bagi Tjahjo, mereka yang merusak Kantor Kemendagri harus diproses secara hukum. Karena mereka telah melukai banyak orang di antaranya pihak pengamanan Kemendagri dan sejumlah pegawai, bahkan wartawan.

Tjahjo mengaku selama ini telah memfasilitasi massa Barisan Merah Putih Tolikara. Bahkan dirinya pernah bertemu dan berdialog langsung dengan mereka, dan menerima perwakilan mereka di ruang kerjanya.

Keterangan Tjahjo ini sekaligus menepis keterangan para perusuh kepada penyidik bahwa keinginan mereka untuk bertemu Mendagri tidak tercapai.

“Ini harus diproses secara hukum. Ini kehormatan dan harga diri Kemendagri, khususnya saya. Ini akan saya lawan, apapun dan siapapun,” tutup Tjahjo.

Penulis: Askur

Baca Juga: