Jonru Ngaku Bakal Dibela Banyak Pengacara Papan Atas

Jon Riah Ukur (Jonru) Ginting (Foto: Istimewa)

Jakarta-SuaraNusantara

Jon Riah Ukur Ginting alias Jonru Ginting mengomentari pelaporan atas dirinya. Dalam status Facebooknya yang diunggah pada Jumat (1/9/2017), Jonru mengaku baru tahu soal laporan itu Kamis malam.

“Perlu saya sampaikan bahwa saya justru baru mendapat informasinya tadi malam di Facebook. Sampai saat ini, belum ada panggilan resmi dari polisi,” kata Jonru dalam ocehannya.

Dalam kasusnya, Jonru mengaku akan dibela banyak pengacara papan atas Indonesia. “Alhamdulillah, sejumlah pengacara papan atas Indonesia telah menyatakan bersedia mendampingi saya,” katanya.

Tak lupa, Jonru menyisipkan sedikit bumbu bernada provokatif dalam postingannya tersebut. “Teman-teman jangan pernah takut untuk membela kebenaran. Karena kita berada di jalan yang benar. Ayo terus berjuang hingga tetes darah penghabisan!” katanya.

Sebelum “terkenal” seperti sekarang, bertahun-tahun silam Jonru Ginting memulai usaha kursus menulis secara online lewat akun facebooknya. Namun jarang sekali facebookers yang menanggapi postingan berisi promosi kursus menulis tersebut. Jonru juga kerap menggelar kursus menulis dengan sistem tatap muka di kelas, tapi peserta yang datang bisa dihitung dengan jari. Hal ini terlihat dari foto-foto yang dia posting sendiri di akunnya.

Lama-lama lewat akunnya, Jonru mulai memposting berbagai tanggapan atas isu-isu hangat yang terjadi di negeri ini. Semua permasalahan lantas dia kaitkan dengan agama dan etnis tertentu. Pada titik ini, facebookers mulai melirik akun Jonru hingga akhirnya netizen yang memberi status “like” di akun tersebut menembus 1 juta orang.

Pada saat bersamaan, banyak netizen yang menyerang Jonru karena menilai postingan Jonru mengancam keutuhan NKRI. Namun siapa saja yang berani mengkritik postingan Jonru akan habis dibully oleh netizen lain yang mendukung Jonru. Jonru sendiri diketahui ‘bermain aman’ dengan selalu memblokir akun-akun yang mengkritik postingannya.

Selain memposting tulisan bernada SARA, Jonru tetap mempromosikan kursus menulis onlinenya, bahkan usahanya berkembang dengan menggalang sumbangan dari para netizen untuk diberikan kepada kaum muslim yang membutuhkan. Dari sumbangan yang berhasil diraup, Jonru mengutip 30 persen. Dia menyebut 30 persen dari total sumbangan yang dia ambil itu untuk kepentingan operasional.

Penulis: Yono D

 

 

 

 

Baca Juga: