Jonru Ginting Dilaporkan ke Polisi

Jon Riah Ukur (Jonru) Ginting (Foto: Istimewa)

Jakarta-SuaraNusantara

Jauh sebelum sindikat Saracen dibongkar kedoknya, dunia maya telah lama diisi dengan beragam komentar provokatif bernada SARA, salah satunya akun facebook Jonru Ginting (Jon Riah Ukur Ginting). Namun petualangan Jonru mungkin akan berakhir.

Tadi malam, Kamis (31/8/2017), Muannas Al Aidid yang berprofesi sebagai pengacara melaporkan Jonru ke polisi.  Laporan diterima polisi dengan nomor LP/4153/VIII/2017/PMJ/Dit. Reskrimsus.

Alasan Muannas membuat laporan agar tidak ada lagi masyarakat yang berani menyebarkan ujaran kebencian kepada orang lain.

Muannas menilai posting-an yang diunggah Jonru di media sosial dirasa berpotensi memperpecah kerukunan antarumat beragama. Jonru kerap menyebarkan sentimental terhadap kelompok dan etnis tertentu.

“Ini berbahaya kalau ini dibiarkan karena dapat menimbulkan keresahan dan adu domba di tengah masyarakat,” kata Muannas kepada wartawan, Kamis (31/8/2017).

Muanas mencontohkan, beberapa postingan Jonru di medsos seperti halnya perceraian artis yang dibahas lebih pada cadar yang dikenakan. Tak hanya itu seperti masalah vaksin palsu juga yang dituliskan Jonru lebih pada pemakaian jilbabnya.

“Banyak, Pilkada juga yang dibahas etnisnya. Terus seperti tuduhan sepihak juga yang soal asal-usul presiden hingga masalah sogokan uang kepada Nahdlatul Ulama dalam Perppu Ormas,” jelas Muanas.

Intinya,  setiap kalimat dalam postingan Jonru sering mempermasalahakan kelompok ataupun etnis tertentu yang tak sesuai fakta yang ada. Postingan itu, juga dapat menimbulkan opini tersendiri di masyarakat.

“Banyak postingan dia, apa-apa disambungkan sama etnis, agama. Itu bisa buat opini tersendiri di masyarakat,” ujar Muannas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan laporan tersebut.

“Ya benar, yang bersangkutan dilaporkan atas dugaan ujaran kebencian melalui media sosial,” kata dia.

Argo mengatakan, hingga kini pihaknya masih memeriksa lebih lanjut terkait laporan tersebut.

Penulis: Yono D

 

Baca Juga: