IPB Gelar Seminar Perlebahan Pertama di Indonesia

Foto: Dok. IPB

Jakarta-SuaraNusantara

Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar Seminar Nasional Perlebahan. Seminar ini rupanya baru pertama kali diadakan di Indonesia.

“Seminar perlebahan ini merupakan yang pertama di Indonesia. Dengan adanya seminar ini diharapkan terbentuk jejaring antara peneliti perlebahan dan mahasiswa di perguruan tinggi, instansi pemerintah dan asosiasi,” ujar Ketua panitia  Dr Tri Atmowidi, dalam rilisnya, Minggu (20/8/2017).

Seminar yang terselenggara atas kerja sama Departemen Biologi FMIPA IPB dengan Asosiasi Perlebahan Indonesia (API), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI ini bertemakan “Konservasi Keanekaragaman Lebah Indonesia untuk mendukung Ketahanan Pangan dan Kesehatan Masyarakat”.

Digelar di Auditorium FMIPA, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (19/8/2017), seminar ini dihadiri ratusan peserta yang merupakan mahasiwa perwakilan dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Brawijaya, Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, dan Universitas Nasional (Unas) Jakarta.

Selain itu dihadiri pula perwakilan dari Universitas Hasannudin, Universitas Andalas, Universitas Muhammadiyah Bengkulu, STKIP PGRI Sumatera Barat, dan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya.

Seminar Nasional Perlebahan ini menampilkan  pembicara, yakni Wakil Ketua API James S. Hutagalung; Prof Ali Agus DAA dari UGM; Prof Dr Damayanti Buchori (Perhimpunan Entomologi Indonesia); Dr Rika Raffiudin (IPB); Prof Dr  Siti Salmah (Universitas Andalas); Dr  Muhammad Sahlan (UI); dan Drs Suratmono MP (BPOM: SNI Madu).

Dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) mengenai perlebahan antara IPB, KLHK, dan API. “Melalui kerja sama perlebahan ini harapannya dapat meningkatkan pendapatan nasional,” kata Dr. Apik Karyana dari Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan, KLHK RI.

Penulis: Yono

Baca Juga: