Eggi Sudjana Laporkan Rohaniawan Katholik ke Bareskrim

Eggi Sudjana (Foto: Net)

Jakarta-SuaraNusantara

Eggi Sudjana balik melaporkan orang-orang yang melaporkannya ke ke Bareskrim Polri. Delapan orang dilaporkan, termasuk budayawan Franz Magnis Suseno (Romo Magnis).

Selain Romo Magnis, tujuh orang lainnya yang dilaporkan Eggi adalah Effendi Hutaen, Pariadi, Suresh Kumar, Yohannes L Tobing, Norman Sophan, dan Hengky Suryawan.

Laporan Eggi diwakili oleh kuasa hukumnya, Arvid Saktyo, Selasa (10/102017). Laporan Eggi diterima Bareskrim dan mendapat nomor laporan LP/103/X/2017/Bareskrim tertanggal 10 Oktober 2017. 

Para terlapor ini dilaporkan dengan sangkaan telah melanggar tindak pidana pencemaraan nama baik dengan Pasal 30 dan 311 KUHP Juncto Pasal 28 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. 

Menurut Arvid, para pelapor salah kaprah melaporkan Eggi. Sebab, Eggi sebagai pemohon judicial review Perppu Ormas dalam sidang MK itu. Lanjut dia, pihak yang tidak sepakat atau keberatan bisa mendaftarkan diri menjadi pihak ketiga atau pihak terkait dalam sidang itu.

“Kalau tidak sependapat silakan daftar jadi pihak terkait di MK, sekarang apakah orang-orang yang melaporkan Bang Eggi itu jadi pihak terkait? Nggak,” ujarnya.

Khusus Romo Magnis, Arvid mengatakan, pihaknya melaporkan rohaniawan sekaligus budayawan Katholik itu karena menyebut Eggi bodoh. “Ada pernyataanya di media yang mengatakan Eggi Sudjana orang bodoh. Kita minta penyidik memangilnya (Romo Magnis) untuk klarifikasi,” kata Arvid Saktyo, di Bareskrim, Selasa (10/10/2017).

Arvid menjelaskan, pihaknya menyerahkan beberapa barang bukti, seperti satu compact disc (CD) berisi video wawancara Eggi, beberapa lembar kliping berita media online, pemohonan yang diajukan ke MK, dan kronologi peristiwa laporan tersebut.

Penulis: Yono D

 

 

Baca Juga: